Jurnal Pembangun Sebuah Dinasti

sebel

Posted in Uncategorized by dewey setiawan on 08/24/2005

lagi sebel. dan sebel untuk satu bulan ke depan. tiba-tiba semua deadline ada di depanku. tiba-tiba september menjadi bulan yang sangat ramai. yang sangat celaka. yang sangat jancok. harus ngurus lomba-lomba bahasa inggris untuk mahasiswa. harus ngurus forum diskusi untuk dosen. juga harus ngurus keberangkatanku ke oz (hehehe…term yang baru aku tahu artinya dari seorang pekerja edubusiness seminggu yang lalu). nah, keberangkatan yang mendadak ini juga mengharuskanku untuk menjadwal ulang kelas-kelasku. kelas-kelas yang harusnya selesai desember harus sudah selesai per satu oktober. dua topik harus dihabiskan dalam satu meeting.

so, jangan bikin beta marah. nanti saja, okay?

beth

Posted in Uncategorized by dewey setiawan on 08/19/2005

beth, i hear you calling

but I can’t come home right now

me and the boys are playing

and we just can’t find the sound

just a few more hours

and I’ll be right home to you

i think i hear them calling

oh, beth what can I do

beth what can I do

you say you feel so empty

that our house just ain’t our home

i’m always somewhere else

and you’re always there alone

just a few more hours

and I’ll be right home to you

i think I hear them calling

oh, Beth what can I do

beth what can I do

beth I know you’re lonely

and I hope you’ll be alright

‘cos me and the boys will be playing all night



written by peter criss

whisphered by kiss

renovasi rumah maya

Posted in Uncategorized by dewey setiawan on 08/10/2005

sebagai orang yang sok sibuk, aku hanya sempat memperhatikan kondisi rumahku di kala liburan semester seperti ini saja. dan pada waktu yang sama aku juga berusaha untuk melakukan beberapa pembenahan-pembenahan semampunya.

kali ini yang kulakukan adalah menambah kamar dan mengecat putih seluruh bagian rumah. kemudian memasukkan semua, sekali lagi, semua barang-barang yang tidak diperlukan ke dalam gudang. hanya yang fungsional yang tertinggal. maklum, lagi terbawa arus minimalis. cuma yang ini minimalis ekstrem. motif telanjang, begitu aku menyebutnya.

ingin melihat rumah dewey setiawan?

3500 kata

Posted in Uncategorized by dewey setiawan on 08/09/2005

Lagi bingung mikirin media cetak yang mau menerima cerita pendekku yang baru selesai. Panjangnya 3500 kata. Yang jelas kalo koran nggak mungkin. Biasanya cuma 1500 kata. Maksimal 2000 lah. Tadi browsing-browsing Femina dan Matra. Tapi lembaran fiksinya nggak ditampilkan di versi on-line.

Kalo motong kayanya sudah nggak mungkin. Itu dulunya 7500 kata! Terlalu banyak yang harus dikorbankan kalau pisau cukurku bergerak terus. Karakternya jadi nggak mantap. Gerak plotnya jadi sangat cepat.

Atau jangan-jangan karya ini memang nggak layak dipublikasikan? Menghuni recycle bin bersama beberapa yang lain?