Jurnal Pembangun Sebuah Dinasti

Saat Keturunan Petani Merantau

Posted in Uncategorized by dewey setiawan on 02/04/2015

Susah disangkal, nenek moyang saya adalah petani, bukan pelaut. Tak seperti para pelaut yang gandrung berpetualang, saya tidak terlalu menikmati bepergian, apalagi meninggalkan keluarga. Lebih-lebih untuk waktu yang cukup lama. Kalaupun saya keluar rumah, biasanya untuk pergi ke tempat2 yang secara reguler saya kunjungi seperti kantor dan warung kopi. Bukan untuk mengeksplorasi tempat2 baru dan bertemu orang2 baru seperti ajaran2 psikologi populer dewasa ini. Dalam konstelasi psikologi populer, dengan mudah saya akan terjerembab dalam golongan orang2 yang membosankan.

Mungkin karena ingin menjadi pribadi yang lebih menarik, saya beberapa kali berusaha melawan tendensi alami ini. Dengan sengaja saya mencoba untuk meninggalkan sarang, bepergian jauh, untuk waktu yang lumayan. Di sini saya menemukan bahwa, seperti Dante Alighieri, Gusti kang Akarya Jagat ini maha humoris. Saya yang sebenarnya kurang suka bepergian jauh dan lama ini justru beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk melakukannya. Mungkin lebih sering dari orang2 yang secara alami suka bepergian. Apakah saya sudah menjadi pribadi yang menarik, ini masih merupakan bagian dari Rahasia Ilahi.

Tentu saja ini saya lakukan dengan segala keruwetan perasaan. Pada pengalaman pertama dulu, saya menangis Bombay di bandara, disaksikan keluarga dan kawan2 baik. Waktu itu saya masih belia, ekspresif, dan romantik. Singkatnya, masih lebay lah. Pada pengalaman terakhir tiga bulan yang lalu, saya sudah tidak terjerumus dalam sedu-sedan. Namun saya terserang panik beberapa kali di kamar mandi menjelang keberangkatan. Keberangkatan selalu merupakan bagian tersulit. Di satu sisi, saya tahu saya perlu atau wajib berangkat. Di lain sisi, saya sadar bahwa saya sebenarnya masih dapat membatalkan keberangkatan itu dengan segala risikonya.

Dari beberapa pengalaman, saya belajar cara yang termudah untuk melewati keberangkatan bagi keturunan petani yang kebetulan lebay seperti saya ini adalah sebagai berikut. Pertama, usahakan jangan berpisah dengan keluarga dan kawan2 tercinta di bandara. Entah karena terlalu sering nonton film, suasananya menjadi lebih dramatis jika berpisah di sana. Kalau harus, semakin sedikit yang turut ke bandara, semakin baik. Kedua, usahakan berpamitan dengan cepat. Jika harus berpisah di bandara, usahakan jangan datang terlalu awal supaya dapat cepat2 berpamitan. Semakin lama, semakin luluh-lantak hati ini (halah). Ketiga, usahakan lebih sering berada di ruang terbuka. Jangan terlalu lama berada di ruang sempit seperti kamar mandi, toilet, dan sejenisnya. Selain ruang sempit membikin perasaan jadi ikut sesak, terlalu lama di toilet mengganggu pengguna yang lebih membutuhkan.

Saat sudah berangkat dan tiba di tempat tujuan, biasanya perasaan saya menjadi jauh lebih baik. Paling tidak saya sudah tidak punya pilihan lagi selain melanjutkan hidup di tempat yang baru. Itu kalau lagi kere. Kalau sedang ada rezeki, saya mulai berfikir untuk pulang untuk berlibur. Secara umum, menanti kepulangan sangat menyenangkan. Begitu juga saat betul2 sudah pulang. Tak ada yang lebih menyenangkan bagi keturunan petani seperti saya ini selain bertemu keluarga dan ngopi bersama kawan2 lama. Yang susah adalah menjelang berangkat lagi karena saya harus mengulangi lagi proses yang susah tadi. Seperti halnya berangkat, pulang berlibur adalah buah simalakama bagi yang nenek moyangnya petani.

Kurang tiga hari lagi saya harus meninggalkan kembali keluarga dan kawan2. Kali ini akan lebih lama sebelum kepulangan saya selanjutnya, yang saya belum tahu kapan. Sampai jumpa lagi. Semoga keturunan petani yang mencoba merantau tak bisa dikalahkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: