Jurnal Pembangun Sebuah Dinasti

Bertahan Ya, Bon

Posted in Uncategorized by dewey setiawan on 06/01/2015

Kemarin sore, menjelang istri saya tidur, kami bercakap-cakap soal anjing kami, Ebony Roberta Hatane Setiawan. Puji syukur, setelah mencari sekian lama, sudah ada orang baik yang bersedia menampungnya menjelang keberangkatan anak-istri saya ke Britania. Bagaimanapun juga, berat sekali meninggalkan teroris ini, yang telah menjadi bagian dari hidup kami sejak baru menikah dan belum punya anak.

Kami mengambil Bony dari sebuah sekolah Alkitab di Malang. Sebenarnya saya tidak terlalu setuju karena hobi saya, sebagai pria kalem, adalah tinggal dan bersih-bersih rumah. Kehadiran anjing tentu saja akan mengacaukan semesta mini saya. Selain itu, saya tahu akan tiba masa di mana kami atau dia harus meninggalkan satu sama lain. Seperti jomblo galau, saya memilih tidak mencintai daripada nanti kehilangan.

Namun demikian istri saya menjanjikan sesuatu yang sulit saya tolak. Dia bilang, kalau ada anjing, dia tidak akan sendirian kalau saya tinggal keluar ngopi dengan Pak Sali, Satpam Perumahan. Kalau sudah soal kelancaran ‘ngopi’, jangankan anjing, dinosaurus pun akan saya pelihara.

Demikianlah Bony masuk dan menjadi bagian dari rumah tangga kami. Seperti saya duga, dia menggerogoti mebel, tembok, paving, dan segala yang saya cintai. Urusan paving di belakang rumah sudah seperti pertempuran besar antara naluri melawan kehendak. Hari ini dia bongkar, malam ini saya pasang kembali. Begitu terus setiap hari, sepanjang tahun. Kadang-kadang tanpa alasan yang jelas, dia buang air di tempat keramat seperti sofa dan kasur. Pengakuan: saya sering marah dan menghukumnya secara militer. Belakangan saya menemukan di sebuah jurnal ilmiah anjing (ini serius), menghukum anjing dan mengharapkan perubahan perilaku adalah mitos.

Tapi diam2 saya mulai dekat dengannya. Seperti di film dan foto motivasi, Bony selalu menemani saya bekerja sampai dini hari. Kalau saya jenuh dengan pekerjaan, saya ajak dia main lempar bola, permainan kegemarannya. Beberapa kali dia kabur dari rumah. Istri dan saya harus mengejarnya karena dia tidak terbiasa di luar rumah dan kami khawatir dia tertabrak mobil atau motor. Semakin dikejar, semakin kencang larinya. Kalau sudah begitu, saya jadi marah dan sesumbar saya tidak sudi mengubernya. Gertakan saya ini tentu saja cuma bertahan beberapa detik saja.

Terus terang saja, Bony bukan anjing yang cemerlang. Mungkin di dunia anjing IQ-nya paling banter masuk kategori rata-rata dan TOEFL-nya tidak akan mencapai syarat untuk S2. Kami menolak operasi plastik, oleh karena itu Bonny tidak cantik2 amat. Namun demikian ini yang justru membuat dia begitu ‘lovable’. Seolah-olah kami ingin melindunginya dari kejamnya dunia. Halah. Biar pun demikian, Bony adalah pembawa rezeki ulung. Anjing cantik dan pintar masih kalah dengan anjing bejo, ini hukum kehidupan. Sampai sekarang saya agak percaya bahwa dia adalah semacam ‘pancingan’ untuk keberadaan putri kami Allegra. Mungkin juga pancingan untuk beasiswa saya.

Saat saya berpamitan ke Bony liburan Natal kemarin, istri saya menangis. Dia bilang mungkin ini pertemuan terakhir saya dengan dia. Waktu itu kami berfikir, jika tidak ada keluarga yang merawatnya, pilihan terakhir adalah mengembalikannya ke sekolah Alkitab tersebut. Terus terang kami tidak yakin, setelah menikmati hidup rumahan, dia mampu bertahan di lingkungan bebas itu dengan begitu banyak anjing lainnya.

Dengan adanya keluarga yang bersedia merawatnya, saya bersyukur dan berharap Bony dapat melewati ujian hidup ini. Bertahan ya, Bon. Apa yang dipersatukan oleh sekolah Alkitab, tidak dapat diceraikan oleh sekolah biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: