Jurnal Pembangun Sebuah Dinasti

“It’s Personal”

Posted in Uncategorized by dewey setiawan on 03/01/2016

Salah satu kutipan paling terkenal dalam film Godfather adalah “It’s not personal, Sonny. It’s strictly business.” Kalimat ini disampaikan oleh Michael Corleone menjawab olok2 kakaknya tentang rencananya menghabisi Solozzo dan polisi pelindungnya. Tidak hanya populer, ucapan ini menjadi semacam rumus manajemen dan bisnis dan dibahas di seminar2 terkait. Salah satu penyebabnya adalah ucapan ini klop dengan logika dan pengamatan umum bahwa banyak usaha yang gagal karena pelaku tidak dapat memisahkan urusan pribadi dan bisnis.

Yang sering luput adalah apakah Michael benar-benar mempercayai ucapannya itu atau hanya sebuah sarkasme saja terhadap kakak dan cecunguknya, yang doyan mengulang2 logika umum tersebut. Jika kita mengikuti jalan cerita selanjutnya dan juga Godfather 2 dan 3, cukup jelas Michael justru menjadikan semuanya sebagai urusan pribadi mulai dari pembunuhan kepala lima keluarga mafia New York sampai Don Altobello. Ini dikukuhkan oleh ucapannya kepada Tom Hagen menjelang bertemu Solozzo yang tercantum dalam novel namun tidak terangkat dalam film:

“Tom, jangan biarkan orang menipumu. Semuanya adalah masalah pribadi, setiap bagian dari bisnis. Tiap hal terkutuk yang orang harus hadapi tiap hari dalam hidupnya adalah masalah pribadi. Mereka menyebutnya bisnis. Baiklah. Tapi semuanya sangat pribadi. Kau tahu dari mana aku mempelajarinya? Sang Don. Ayahku. Sang Godfather. Jika sebilah petir menyambar kawannya, dia akan menjadikannya masalah pribadi . . . Itulah yang menjadikannya besar. Sang Don Besar. Dia menjadikan semuanya masalah pribadinya. Seperti Tuhan.”

Lepas dari soal mafia (dan Tuhan!), ada hal yang menarik dari pandangan Vito dan Michael Corleone ini. Banyak orang yang menjadi luar biasa karena menjadikan usahanya sebagai urusan pribadi. Soal sakit hati. Soal pembuktian diri. Soal harga diri. Sebaliknya, banyak yang tidak maju-maju karena hanya berfikir soal sisi bisnis belaka. Soal untung-rugi saja. Tentu saja ini bukan berarti orang tidak perlu berhitung dalam langkahnya. Untung-rugi itu semacam prasyarat awal yang wajib dipenuhi semua pelaku. Namun yang menjadikan usaha itu melesat atau berbeda dengan yang lain adalah masalah pribadi tadi.

Oh, yes?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: